Copyright @ 2014 Pengetahuan. Diberdayakan oleh Blogger.

QUIZ Online Sistem Pendukung Keputusan 15 mei 2016

Suatu kelurahan mendapatkan Bantuan Langsung Tunai dari pemerintah untuk masing masing kepala keluarga dengan syarat ketentuan sebagai berikut :

C1 : Jumlah Tanggungan
C2 : Pendapatan Kepala Keluarga
C3 : Luas Bangunan Rumah
C4 : Memiliki KK


Pilihlah 5 alternatif KK yang akan mendapatkan bantuan dari beberapa KK berikut ini :

Nama KK            C1         C2                     C3           C4
Aldyan                 4      2.350.000            100M2    Tidak Ada
Hendro                5      3.050.000            50M2          Ada
Joko                     3     3.350.000            70M2          Ada
Doni                     4     2.550.000             90M2         Ada
Dono                    6     2.850.000            120M2        Ada
Kasino                  3     2.650.000             80M2         Ada
Susanto                2     3.350.000            150M2    Tidak Ada

Pembobotan dari kriteria diatas dapat dilihat dibawah ini :
C1 : Jumlah Tanggungan (Attribut Keuntungan)
1-2 : 1
3-4 : 2
5-6 : 3

C2 : Pendapatan Kepala Keluarga (Attribut Biaya)
2.000.000    : 1
2.400.000    : 2
2.800.000    : 3
3.200.000    : 4
3.600.000    : 5

C3 : Luas Bangunan Rumah (Attribut Biaya)
50-70          : 1
71-90          : 2
91-110        : 3
111-130      : 4
131-150      : 5

C4 : Memiliki KK (Attribut Keuntungan)
Ada     : 2
Tidak Ada    : 1

Bobot  : 5,4,3,3

PENYELESAIAN:








Dari nilai prefenrensi di gambar di perlihatkan bahwa V4 memiliki nilai terkecil, sehingga dapat disimpulkan bahwa alternatif yang mendapat bantuan langsung tunai dari pemerintah yaitu Doni

Mohon dimaafkan jika terjadi kesalahan di postingan saya, Termia Kasih =D

Ari Ramadani
13110975
TI-P 1320

Ini Penampakan Samsung Galaxy Tab A 10.1 (2016) Terbaru


Samsung kembali akan rilisikan produk terbaru apakah itu? Pada beberapa bulan lalu Samsung sudah umumkan Galaxy Tab A7.0 (2016). Kemarin produsen asal Korea Selatan itu sudah resmikan peluncuran varian tablet terbaru yaitu Samsung Galaxy Tab A 10.1 (2016).
Tablet tersebut yang sudah mendukung resolusi 10.1 inchi serta memiliki ukuran 1200 x1920 pixel yang memiliki kualitas Full HD. Samsung Galaxy Tab A 10.1 (2016) juga menggunakan sistem operasi Android v6.0 Marshmallow.
Tablet tersebut didukung dengan prosesor Octa Core dengan chipset Exynos 7870 serta memberikan kecepatan 1,6GHz. Pada tablet Samsung Galaxy Tab A 10.1 (2016) akan menerapkan bobot 525 gram serta memiliki ukuran dimensi 155.3 x 254.2 x 8.2 mm serta memberikan dukungan daya tampung baterai 7300 mAh.

Fitur yang melengkapi Samsung Galaxy Tab A 10.1 (2016) memberikan dukungan kamera utama beresolusi 8MP serta kamera depan dengan resolusi 2MP yang lebih berkualitas. Smartphone Samsung Galaxy Tab A 10.1 (2016) juga menerapkan memori internal dengan kapasitas 16GB serta dukungan RAM 2GB, memori internal tersebut bisa diperbarui.
Samsung Galaxy Tab A 10.1 (2016) juga akan diumumkan di Jerman, serta akan dimasukkan pada pasar secara global pada awal Juni 2016 mendatang. Varian warna pada tablet ini memiliki dua macam yaitu putih dan hitam. Samsung Galaxy Tab A 10.1 (2016) akan dibanderol sekitar 289 Euro atau setara Rp 4.3 jutaan yang hanya mendukung WIFI dan harga 393 Euro atau Rp 5.3 jutaan untuk model LTE.

Upgrade Gratis Windows 10 Segera Dihentikan


Raksasa teknologi Amerika Serikat, tampaknya akan segera mengakhiri promosi gratis upgrade operating system (OS) Windows 10. OS terbaru Windows kali pertama diluncurkan 29 Juli 2015.
Seperti dikutip dari Theverge, Senin (9/5/2016), jadi bagi pengguna OS Windows 7 dan Windows 8 yang asli masih ingin melakukan pembaruan gratis ke OS terbaru Windows 10 harus segera melakukannya.
Pihak Microsoft ingin mengakhiri pembaruan gratis OS terbaru Windows 10 pada 30 Juli 2016. Setelah itu pengguna OS lawas harus membayar US$119 atau Rp 1,6 juta untuk pembaruan ke Windows 10.
Mungkin saja masa pembaruan OS terbaru Windows 10 akan diperpanjang. Tapi nantinya setelah tanggal 29 Juli 2016, tulisan Get Windows 10 akan hilang dari perangkat komputer atau laptop.
Penawaran upgrade gratis OS terbaru Windows 10 memang tidak akan dilakukan Microsoft dalam waktu lama. Tapi berkat upgradegratis, saat ini sudah ada 300 juta perangkat yang menggunakan Windows 10, luar biasa!
OS terbaru Windows 10 telah diluncurkan sejak 29 Juli 2015 lalu di 190 negara seluruh dunia secara bersamaan, termasuk Indonesia. Sebelumnya, dalam sepekan sejak peluncuran, Windows 10 telah diunduh sebanyak 25 juta kali.
Pencapaian hebat OS terbaru Windows 10 itu jelas membanggakan Microsoft. Sebelumnya OS Windows 8 dan 8.1 gagal karena sistem operasi tersebut memiliki banyak kelemahan.
Microsoft sukses mengembangkan dan mengembalikan roh OS terbaru buatannya yang hilang di Windows 8. Di Windows 10 dengan tombol start dikembalikan seperti semula setelah hilang di Windows 8.
Fitur-fitur baru dalam OS terbaru Windows 10 seperti Cortana dan Microsoft Edge membuat pengguna semakin tertarik dengan sistem operasi Microsoft itu.
OS terbaru Windows 10 juga memiliki kelebihan menghabisi software ilegal yang sudah pernah digunakan sebelumnya. Bisa jadi kemampuan terbaru sistem operasi itu tidak akan disukai banyak orang.
Namun, sepertinya kelebihan OS buatan perusahaan Amerika Serikat itu belum diketahui banyak pengguna. Kesuksesan OS terbaru Windows 10, sepertinya membuat target Microsoft untuk mendapatkan 1 miliar pengguna dalam dua atau tiga tahun akan benar-benar terwujud.

Trailer Battlefield 1 Punya 1,3 juta Like

    Game terbaru Battlefield 1 memiliki 1,3 juta like.

Persaingan panas terjadi antara dua waralaba game shooterBattlefield dan Call of Duty. Dua game terbaru itu sama-sama memiliki video trailer dan terlihat minat gamersepertinya lebih condong ke arah Battlefield.
Baik Electronic Arts dan Activision sepakat untuk memanfaatkan tahun 2016 sebagai momentum peluncuran game terbarunya. Bila Activision punya Call of Duty: Infinite Warfare sebagai game andalan, maka Electronic Arts bersiap-siap dengan Battlefield 1.
Dua game terbaru itu juga sama-sama mengusung genre shooter, perbedaan latar setting perang yang besar terjadi di sini. Bila Activision lebih senang dengan perang modern dan futuristik pada Call of Duty: Infinite Warfare, Electronic Arts tetap dengan pendiriannya yakni menghadirkan perang konvensional di masa Perang Dunia I padaBattlefield 1.
Dari dua video trailer yang dirilis di situs Youtube, terlihat jelas antusiasme gamer lebih condong ke arah Battlefield 1. Pantauan Solopos.com, Kamis (11/5/2016), video trailer Battlefield 1 telah ditonton oleh 25,8 juta pasang mata dengan jumlah perolehan like mencapai 1,3 juta dan dislike24.353.
Angka yang fantastis dan mengagumkan untuk ukuran video trailer game. Malahan, jumlah perolehan like Battlefield 1 mengalahkan video trailer game-game fenomenal, semisal Grand Theft Auto V dan Skyrim yang hanya mendapat jumlah like di kisaran 280.000.
Tak cukup sampai di situ, fakta jumlah like hingga 1,3 juta dalam waktu beberapa hari bahkan mengalahkan rekor like yang ditorehkan trailer film box office macam The Avengers yang saat ini hanya mentok di angka 82.000.
Saking banyaknya jumlah like yang didapat, Forbes sampai menyebut video trailer Battlefield 1sebagai video trailer game yang paling banyak mendapat jumlah like terbanyak. Video itu juga masuk ke dalam daftar top 250 video yang banyak mendapatkan like di Youtube.
Lalu bagaimana dengan pesaing, Call of Duty: Infinite Warfare? Sayangnya, Activision harus menundukkan kepala lantaran video trailer yang ia rilis mendapat jumlah dislike lebih banyak dari jumlah like.

Lebih parahnya adalah video ini menduduki peringkat keempat sebagai video dengan jumlahdislike terbanyak di Youtube 1,8 juta dislike berbanding 316.316 like.

Google Play Store Tampilkan Keterangan Aplikasi yang Mengandung Iklan

Platform Android merupakan platform terbesar saat ini, di mana jutaan aplikasi gratis dapat diunduh melalui toko aplikasi Google Play Store. Namun mayoritas aplikasi gratisan di Google Play Store mengandung iklan yang terkadang mengganggu karena memakan banyak tempat atau menutupi konten utama.
Namun di sisi lain, bagi developer itu merupakan suatu hal yang penting, karena adanya iklan di aplikasi yang mereka buat, dapat menghasilkan keuntungan bagi mereka karena para pengiklan akan memberikan pendapatan untuk mereka.

Meski ada yang tidak keberatan dengan hadirnya iklan, namun banyak pengguna yang mengeluhkan tentang iklan tersebut. Menanggapi hal tersebut, Google kemudian merespon dengan menampilkan pemberitahuan kepada pengguna bila aplikasi yang ingin diunduh mengandung iklan.
Dengan adanya tanda atau pemberitahuan tentang aplikasi yang mengandung iklan, maka pengguna Android kini dapat mengetahui aplikasi mana yang menampilkan iklan dan mereka dapat menentukan akan menginstal aplikasi tersebut atau tidak.
Anda dapat menemukan peringatan tersebut di bawah tombol instal atau bersebelahan dengan keterangan In-App Purchased. Meski belum semua wilayah mendapatkan fitur ini, namun dalam waktu dekat fitur ini akan segera menyambangi pengguna Android di seluruh dunia. Jadi bagi Anda yang ingin mencoba aplikasi gratis, bisa mempertimbangkan terlebih dahulu sebelum Anda menginstal.

Game Counter Strike Kini Bisa Juga Dimainkan Di Smartwatch

Siapa yang tak mengenal game first person shoter (FPS) Counter Strike, hampir semua gamer sudah pernah memainkan game legendaris yang satu ini. Setelah muncul berita bahwa game Counter Strike 1.6 dapat dimainkan di perangkat Android, kini ternyata wearable Android Wear juga dapat memainkan game ini.



Mungkin memainkan game di perangkat smartwatch untuk beberapa tahun yang lalu masih dianggap tidak mungkin, namun hal tersebut terpatahkan oleh seseorang hebat di luar sana yang berhasil menjalankan game Counter Strike 1.6 di perangkat smartwatch Android miliknya.
Tentu ini akan sangat sulit untuk dimainkan, mengingat layar smartwatch yang begitu kecil. Namun melihat game tersebut dapat berjalan pada perangkat kecil yang menempel di pergelangan tangan saja sudah mengagumkan.
Seperti yang dilaporkan Phone Arena, Rabu (27/4/2016), Dave Bennet, seorang hacker yang berhasil menjalankan game ini pada smartwatch LG G Watch miliknya. Untuk dapat memainkan Counter Strike 1.6 ini, ia membutuhkan aplikasi Xash3D dan harus memasangnya pada smartwatch. Aplikasi tersebut memungkinkan game dapat dijalankan pada smartwatch Android Wear.
Bennet juga mengunggah video yang memperlihatkan bagaimana gameplay Counter Strike 1.6 pada perangkat dengan layar 1.65 inci. Terlihat ia sendiri terlihat kesusahaan saat memainkannya, mengingat game FPS sendiri memerlukan ketepatan dan kelincahan.
Pada berita sebelumnya, game Counter Strike 1.6 juga berjalan mulus di smartphone Android, dengan pad kontrol sentuh yang sudah tersedia pada layar smartphone. Namun bagi Anda yang kesusahaan saat menggunakan controler virtual, Anda bisa menyambungkan gamepad melalui OTG.
Meski dapat dimainkan dengan mulus di smartphone Android, namun game tersebut bukan Counter Strike 1.6 official yang diluncurkan Valve, namun game yang dimodifikasi oleh pengembang bernama Alibek Omarov. Meski bukan game official, namun game tersebut memiliki fitur dan fungsi yang sama dengan game Counter Strike 1.6.

Samsung Gear 360 Resmi Meluncur, Kamera Virtual Reality Seharga Rp4 Jutaan

Ranah virtual reality semakin ramai dengan dukungan produsen gadget, termasuk Samsung yang kini ikut meramaikan dengan kamera terbarunya. Perusahaan asal Korea Selatan ini rupanya tak ingin ketinggalan meramaikan dunia virtual reality, seperti yang telah dilakoni perusahaan teknologi lain.


Seperti yang dilaporkan situs Fonearena, Jumat (29/4/2016), baru-bari ini produsen Korea Selatan itu telah meluncurkan Gear 360, yakni sebuah kamera virtual reality 360 derajat pertama milik Samsung. Kamera yang sempat diperkenalkan di acara MWC 2016 ini dilengkapi dual lensa fish-eye yang saling membelakangi dengan image sensor 15MP dan bisa merekam video hingga 360 derajat dengan resolusi tinggi (3840×1920). Selain itu kamera ini dapat mendukung 30MP still image.
Kamera VR Samsung Gear 360 dibekali lensa yang setiap sisinya memiliki sudut pandang 195 derajat. Pengguna bisa merekam video dan image dengan sudut pandang luas, yakni mencapai 180 derajat dengan hanya menggunakan salah satu lensa kamera.
Kamera Gear 360 juga telah dilengkapi dengan microSD card dengan maksimum kapasitas hingga 128GB, microUSB port dan baterai berkapasitas 1.350 mAh. Kamera ini juga telah memiliki fitur dust dan water resistance dengan sertifikasi IP53.
Meski kecil namun kamera ini tetap dilengkapi dengan sebuah layar yang dapat menampilkan hasil foto maupun video, letaknya di sisi atas bersebelahan dengan tombol rekam. Layar tersebut juga dapat berfungsi sebagai viewfinder.
Kamera virtual reality ini kompatibel dengan beberapa smartphone flagship milik Samsung, yakni Galaxy S7 and Galaxy S7 edge, Galaxy S6+, Note5, Galaxy S6 edge dan Galaxy S6. Kamera ini telah hadir di Korea Selatan, yang dibanderol seharga 399,300 Won atau sekitar Rp 4,6 juta.
Untuk penjualannya dapat dibeli melalui Samsung online store dan pada bulan Mei mendatang, kamera Gear 360 ini akan mulai tersedia di lebih dari 450 toko di seluruh dunia.